Pengalaman Bekerja di PT HPPM Tes tulis, Interview Medical Check Up & Training

PT HPPM (Honda Precision Parts Manuacturing) adalah salah satu pabrik yang memproduksi bagian-bagian (parts) dalam mobil dengan label honda yang berada di cikampek, karawang, walaupun nama pabrik adalah honda namun tidak semua parts ini diperuntukan untuk mobil yang merk honda saja melainkan hampir semua merk mobil yang ada di indonesia.

Saya akan berbagi pengalaman bagaimana bisa masuk ke PT HPPM ini, bagi saya masuk ke pabrik dengan nama bergengsi itu membanggakan, bagaimana tidak bisa masuk ke pabrik dengan merk terkenal dari jepang yakni HONDA.Setelah sebelumnya mempunyai pengalaman di pabrik PT Yamaha Motor Parts MFG Indonesia (pabrikan motor), yaa sangat beruntung dilahirkan di kota Karawang karena kawasan industri lumayan banyak dikarawang.
Baca Juga : MITOS atau FAKTA Pengalaman Bekerja di PT YAMAHA tidak bisa bekerja di PT HONDA / Astra Group





AWAL MULA TES TULIS PT HPPM
Sebenarnya saya adalah lulusan D3 BSI Karawang, namun melamar ke HPPM masih menggunakan ijazah SMA. Saat saya menyusun Tugas Akhir D3 (semacam skripsi) dan dapat menyelesaikannya sebelum sidang TA berlangsung, sembari menunggu sidang mencoba melamar pekerjaan, yaa sekedar iseng karena sedang tidak ada kegiatan apapun. Saya mencari lowongan mulai dari Dinas ketenaga kerjaan hingga BKK(bursa kerja) di sekolah-sekolah, sampai akhirnya mendapatkan info ada lowongan di PT GS Baterry (salah satu merk AKI) yang tesnya akan dilaksanakan di BKK SMKN 1 Karawang, saya membawa lamaran yang sudah di siapkan sebelumnya dan datang ke BKK SMKN 1 Karawang. Saya datang jam 09.00 pagi dan menggelengkan kepala karena sangaaaaaattt banyak sekali para pencaker yang telah antre di depan BKK, sempat mengantri hingga kuota pendaftaran habis, dengan rasa kecewa saya menerimanya. Namun, di ruang BKK yang lain ada gerombolan pencaker yang sedang bergerumun dengan mengangkat amplop lamaran dengan tinggi, saya hampiri dan ternyata itu lowongan PT HPPM. Saya berhasil menitipkan lamaran dari sekitar 1000-an lamaran, orang BKK mengatakan saya bisa mengikuti tes senin depan, alhamdulilah ini mungkin rejeki. 
Diantara 1000 pelamar PT HPPM hanya dilaksanakan satu hari saja dengan pembagian jam tes dari pagi hingga sore, dan alhamdulilah saya mengikuti tes pada jam 9 pagi, so tidak harus menunggu hingga sore.
Baca Juga : Pengalaman Bekerja Di PT Yamaha Selama 2th

TES APA SAJA KETIKA MASUK KE PT HPPM
Tes untuk masuk ke PT HPPM ini hanya berupa tes tulis saja, seperi kebanyakan tes lainnya yaitu tes matematika, bhs indonesia, bhs inggris, Psikotes. Tes itu pun hanya tes dasar saja menurut saya, tidak ada rumus khusus yang rumit seperti disekolah, asalkan kita teliti pasti kita bisa menjawabnya. Tes ini didampingi oleh salah satu karyawan PT HPPM langsung, mungkin HRD recruitment atau sejenisnya. Dia mengatakan bahwa jika tes lulus akan ada panggilan via handphone baik itu sms ataupun telepon, dia pun memberitahukan nomor resmi PT HPPM untuk menghindari penipuan.




Berminggu-minggu hingga berbulan-bulan menunggu namun sms tak ada. Sejak 2,5 bulan dari tanggal tes tulis baru menerima sms bahwa saya lulus tes tulis, dan besoknya bisa menjalani interview kerja. Interview kerja berlangsung sebentar saja, hanya sekitar 5 menit perorangnya, tapi waktu tunggu yang lama karena ada ratusan orang lainnya yang akan di interview. Jika interview lulus seperti biasa akan ada sms atau telp dari nomor resmi PT HPPM.
Tidak menunggu lama sekitar 1 minggu saya menerima sms bahwa lulus interview, dan bisa datang ke laboratorium yang telah ditentukan (klinik Chio, karawang barat) untuk medical check up kesehatan. SMS yang mendadak sekali, sms jam 08.00 pagi dan hari itu juga harus medical checkup sedangkan saya baru bangun tidur pukul 11.00 siang, ahhh saya langsung bergegas tak ambil pusing. Sesampainya disana ternyata bukan saya saja yang telat, namun banyak sekali bahkan ada pula yang dari luar kota, seperti jakarta, purwakarta, bandung. Ini yang namanya rejeki yang telah ditentukan.

setelah satu minggu tes medical checkup, Sidang TA D3 pun berlangsung pada tanggal 29 juli 2015, saya pergi dari karawang ke bekasi untuk menjalani sidang. Sidang dimulai pukul 20.00WIB sementara itu pukul 16.00 saya menerima sms dari PT HPPM bahwa saya lulus tes tulis. Bingung pun melanda, bagaimana tidak besok pukul 07.00 saya sudah mulai bekerja di PT HPPM sebagai trainee dengan syarat rambut harus botak plontos untuk pekerja laki-laki. Sidang selesai pukul 21.30 dan tak berlama-lama saya mencari tukang pangkas rambut yang masih buka, akhirnya dapat walaupun tukang pangkas rambutnya sudah akan menutup kiosnya.  Pukul 22.00 saya baru bisa pulang dari bekasi ke karawang dan pukul 23.30 baru sampai dirumah. Saya melelapkan mata dan berharap esok tak kesiangan.
Baca Juga : Pengalaman Kuliah sambil Bekerja





SELAMA MENJALANI TRAINING DI PT HPPM
Satu minggu saya menjalani training center di aula general meeting PT HPPM, menjelaskan mengenai ISO dan peraturan yang harus dijalani ketika bekerja. Sisanya hingga 3 bulan menjalani training dilapangan atau bisa langsung bekerja di bagian yang sudah ditentukan. Saya salah satu yang beruntung karena bagian pekerjaan adalah bagian yang menurut saya paling nyaman, saya bekerja di area dengan full AC walaupun bekerja di bagian operator produksi. Hingga saat ini saya sudah 1,5 tahun bekerja di pabrik berlabel HONDA ini.

PESAN
Rejeki memang sudah diatur oleh yang maha kuasa, namun tetap saja kita harus berikhtiar dan berusaha keras untuk mendapatkannya, serta syukuri apa yang telah tuhan berikan untuk kita.



4 Komentar untuk "Pengalaman Bekerja di PT HPPM Tes tulis, Interview Medical Check Up & Training"

Hebat nih mashendri beruntung sekali bisa kerja di pabrikan jepang itu mas..keren dehh mas pokoknya dengan bekal semangat dan usaha pastinya akan tercapai dengan mudah....
semangat mas...

delete

Terimakasih gan dukungannya, semua orang bisa sukses jika ada kemauan serta kerja keras yg tinggi 😉

Silahkan Komentar sobat !
Berkomentarlah dengan sopan dan tidak menaruh link aktif!
Baca Aturan Berkomentar

Back To Top