Mudahnya Lapor Pajak SPT Tahunan dengan EFILING (Online)

Melaporkan SPT tahunan pajak dulu memang amat ribet, saya harus mengantri hanya untuk melaporkan SPT tahunan pajak di kantor pajak. Biasanya SPT akan dibagikan di masing-masing pabrik pada akhir bulan februari dan akan berakhir pada akhir tanggal dibulan maret (paling lambat melaporkan SPT). Namun pada tahun 2014 sudah diadakan E-Filing online, sehingga masyarakat tidak perlu antri ke kantor pajak untuk melaporkan SPT tahunannya, cukup dengan online di komputer maupun smartphone bisa mengisi laporan SPT secara online. Namun perlu diketahui, untuk registrasi pertama kalinya anda harus memiliki kode EFIN, kode EFIN ini bisa anda dapatkan di kantor pajak dengan mengisi formulir.

Baiklah kita mulai saja cara melaporkan SPT Tahunan Online melalui Efiling ;

PERSIAPAN
A. Sediakan Nomor EFIN jika untuk pertama kalinya anda melaporkan SPT Tahunan secara online
B. Nomor NPWP




REGISTRASI (jika belum pernah melaporan SPT online)
2. Masukkan nomor NPWP anda, EFIN dan kode verifikasi

Catatan : Jika anda belum memiliki EFIN silahkan datang ke kantor pajak berdasarkan alamat SPT untuk mendapatkan EFIN

3. Klik Verifikasi
4. Silahkan Isi data anda

LAPORAN SPT ONLINE ONLINE 
1. Silahkan Buka alamat https://djponline.pajak.go.id
2. Masukkan nomor NPWP dan password yang telah anda buat

Catatan ;
1). Alamat yang benar adalah https://djponline.pajak.go.id
2). Jika lupa password anda bisa meresetnya di bagian paling bawah




3. Lihat dibawah penjelasannya ;
1). Muncul data anda, pastikan data yang ditampilkan adalah benar
2). Klik E-Filing

4. Klik Buat SPT
5. Silahkan isi data dibawah sesuai keadaan anda,

1). jika anda bekerja di PT/Pabrik silahkan pilih tidak untuk pertanyaan "Apakah anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas".
2). Terdapat 2 formulir yaitu 1770 S dan 1770 SS, 1770 S berlaku untuk penghasilan bruto diatas 60juta rupiah dan 1770 SS berlaku untuk penghasilan bruto dibawah 60juta rupiah (silahkan lihat pada formulir SPT offline anda).
Contoh Formulir SPT Offline


6. Pilih Normal (status SPT), dan klik langkah berikutnya

7. Isi penghasilan yang dikenakan PPH final dan atau bersifat final, jika sudah klik Lanjut ke daftar harta, kewajiban hutang dan daftar susunan anggota keluarga. 
- daftar harta bisa dikatakan harta yang dimiliki selama satu tahun terakhir baik itu berupa nominal uang dan harta berharga (emas, rumah, kendaraan pribadi)
- kewajiban hutang adalah jumlah nominal hutang anda termasuk kredit
- susunan anggota keluarga anda
Klik langkah berikutnya

8. lihat penjelasan dibawah ;
1). Penghasilan neto dalam negri, karena saya tidak memiliki penghasilan selain di pabrik maka saya lewati langkah ini
2). penghasilan tidak termasuk objek pajak, saya melewati langkah ini




9. Jumlah PPh yang dipotong, silahkan lihat SPT anda apakah jumlahnya sama, Jika sama silahkan Klik langkah berikutnya

10. Pilih identitas anda kawin/tidak kawin, Lanjut ke A

11. Pada nomor 1,4 dan 6 silahkan samakan dengan formulir SPT yang anda dapatkan. anda bisa menuliskan Nol pada penghasilan neto luar negri dan zakat/sumbangan. Klik Lanjut ke B

12. Silahkan samakan nomor 7 dan 8 dengan formulir SPT anda, klik Lanjut ke C

13. Silahkan samakan nomor 9 dan 11 denga formulir SPT anda, karena pada formulir saya tidak ada PPh pasal 24 maka saya menuliskan 0 pada nomor 10, kemduian klik Lanjut Ke D

14. Silahkan samakan nomor 12 dengan formulir SPT anda, sisanya bisa diisi dengan 0, klik Lanjut ke E

15. Nihil artinya anda tidak memiliki pajak terutang maupun kelebihan pembayaran pajak. Klik lanjut ke F

16. Saya melewati langkah ini, kemudian klik Lanjut ke pernyataan

17. Ceklis Setuju/Agree, dan klik Langkah berkutnya

18. Ambil kode verifikasi, silahkan klik dengan tulisan klik disini

19. Pilih opsi pengiriman kode verifikasinya, via email/handphopne

20. Lihat pada email anda atau sms, silahkan masukkan kode verifikasinya

21. Klik kirim SPT

22. Maka SPT anda telah berhasil dibuat, anda bisa mengirim ulang SPT jika serasa ada kesalahan data atau sebagainya.

23. Selesai

Dengan melaporkan SPT tahunan artinya anda telah ikut membangun negara tercinta indonesia ini, Mengapa SPT harus dilaporkan kembali oleh kita sementara formulir SPT itu sendiri dibuat oleh kantor pajak? Mengapa tidak mereka saja yang menginput?
SPT diberikan agar kita dapat mengoreksi apakah sesuai dengan potongan pada slip gaji anda (jika buruh/pns) hal ini juga bisa dikatakan agar terhindar dari yang namaya KORUPSI ataupun kesalahan data lainnya.
0 Komentar untuk "Mudahnya Lapor Pajak SPT Tahunan dengan EFILING (Online)"

Silahkan Komentar sobat !
Berkomentarlah dengan sopan dan tidak menaruh link aktif!
Baca Aturan Berkomentar

Back To Top