Pengalaman Bekerja disebuah Pabrik (Suka & Duka)

Bekerja adalah hal yang harus dilakukan setaip manusia jika telah menjadi manusia dewasa, dengan cara bekerjalah manusia dapat memenuhi kebutuhan materiil sehari-hari. Beraneka ragam pekerjaan membuat seseorang harus memilih pekerjaan yang tepat untuknya, misalnya sesuai dengan kemampuan fisik maupun pikirannya.

Pertama kali Lulus dari Sekolah
Saya adalah seorang lulusan SMA dengan jurusan IPA, sejak baru saja mendapatkan ijazah yang sempat bingung harus melanjutkan misi hidup kearah mana, apakah melanjutkan studi ke jenjang perkuliahan atau Nguli (bekerja). Orang tua sempat tidak mengizinkan untuk melanjutkan pendidikan apalagi bekerja, mereka menuntut agar saya membantu usaha kedua orang tua di toko miliknya agar suatu kelak saya dapat membuka usaha toko seperti mereka, namun saya sempat menolak dengan alasan ingin mencari pengalaman, yaa mumpung masih muda harus banyak makan garam.
Akhirnya saya memaksa untuk melanjutkan pendidikan, mendaftar disalah satu kampus swasta dikarawang (BSI). Orang tua akhirnya mengizinkan dengan membiayai biaya-biaya prakuliah. Berfikir bahwa saya sudah beranjak dari masa remaja ke dewasa, saya sadar harus mencari penghasilan agar tidak membebani kedua orang tua, dan diputuskan akan bekerja disebuah pabrik.





Mencari Pekerjaan Melalui Berbagai Lowongan
Karawang adalah kota kelahiran, maka disinilah saya mulai mencari penghasilan. Karawang merupakan salah satu kota perindustrian terbesar yang ada diindonesia selain Kota Bekasi, Cikarang dan Jakarta. Banyak pula yang merantau dari perkampungan untuk bekerja di kota tercinta ini, bagaimana tidak? karawang mempunyai UMK (Upah Minimum Kerja) buruh tertinggi seindonesia. Saya harus bisa mendapatkan pekerjaan disini, peluang untuk mendapatkan pekerjaan tentunya sangat tinggi, bayangkan saja dikarawang terdapat lebih dari 7 kawasan industri dan setiap kawasan memiliki setidaknya 50 pabrik yang berbeda-beda.
Bermodalkan amplop lamaran bersama teman seperjuangan mencari lowongan kesana kemari, menjalani seragkaian tes kerja juga interview yang belum terbiasa bagi saya. Dari lulus tes dan interview kerja lebih banyak gagal dibandingkan berhasinya. kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda! Saya sempat frustasi dengan kata mutiara ini, karena 6 bulan saya belum mendapatkan pekerjaan juga. Tapi bukan berarti saya pengangguran yaa, kan masih ada aktifitas perkuliahan.

Lolos Seleksi Kerja
Semester pertama masa perkuliahan selesai, seluruh aktifitas mahasiswa berhenti total selama 2 bulan kedepan. Saya berfikir bagaimana bisa mendapatkan uang untuk membayar semester depan, sekarang saja belum mendapatkan pekerjaan. Ada teman yang memberi informasi lowongan kerja di PT YAMAHA (pabrikan motor), dengan sigap dan tidak berlama-lama membuat lamaran pada hari yang sama. Alhamdulilah pada tes tulis, interview hingga tes midical checkup lolos dengan mudahnya.



Pengalaman Pertama kali Bekerja Sebagai Buruh
Setelah menceritakan bagaimana tes tulis, interview hingga medical checkup saya akan sedikit menceritakan pengalaman untuk pertama kalinya bekerja disebuah pabrik. PT YAMAHA adalah salah satu pabrikan yang memproduksi motor, namun kali ini saya bekerja pada pabrikan pembuatan spare partsnya saja. 
Hari pertama kerja seperti biasa pekerja training hanya beraktifitas seperti pembantu rumah tangga, menyapu, mengepel hingga membersihkan toilet sudah menjadi kewajiban kami, belum lagi sedikit bully dari senior, yaa saya anggap sebagai motivasi saja

Ditempatkan dibagian produksi pembuatan Wheel (velg) membuat pengalaman baru, saya bekerja sebagai operator produksi. Operator produksi adalah pekerja yang membuat barang mentah hingga barang jadi, mereka biasanya dipekerjakan dibagian pengoprasian mesin atau  quality control. Awalnya bekerja itu seperti yang ada disinetron-sinetron indonesia, pergi bawa koper dan laptop, bekerja dihadapan komputer duduk manis santai dan pulang hanya pegal-pegal pant*t saja, namun ini berbanding terbalik karena saya sebagai operator bekerja dilapangan dengan berdiri selama 8 jam jika normal shift dan 12 jam jika ada lemburan pada hari itu. Awalnya sempat menyerah karena capeknya luar biasa, bekerja berdiri serta mengangkat velg-velg motor mulai dari berat 7kg hingga puluhan kilogram, belum area pekerjaan yang panas membuat tubuh tidak nyaman, yaa wajar saja saya ditempatkan satu gedung yang mengolah alumunium mentah yang dibakar dengan suhu lebih dari 900 derajat celcius hingga menjadi potongan velg/wheel. Tapi pekerja operator produksi lebih sehat dibandingkan dengan pekerja yang hanya duduk didepan komputer, karena pekerja operator produksi lebih banyak aktifitas gerakan.

Harus Pintar mengatur Jadwal
Buruh adalah salah satu pekerja yang terikat dengan waktu, masuk pada jam yang tentukan begitu pula dengan kepulangan. Terlambat sedikit saja menjadi masalah nantinya, terlambat berangkat karena macet dengan naik bus jemputan karyawan yang sudah disediakan mungkin dapat dimaklumi, tapi jika terlambat karena kesalahan pribadi misalnya telat bangun hingga macet karena menggunakan kendaraan pribadi pastinya mendapat kecaman dari atasan, dari pengalaman yang saya dapat bekerja selama 4 tahun di dua pabrik yang berbeda, perusahaan  tidak segan mengeluarkan kebijakan jika karyawan terlambat hingga 3 kali berturut-turut maka dikenakan sanksi SP1 (surat peringatan 1). Apa itu SP? SP atau singkatan dari surat peringatan adalah teguran atas kelalaian seorang karyawan akibat ulahnya sendiri atau melanggar peraturan yang ada, SP juga ada beberapa tahap jika mendapatkan teguran atas kesalahan maka karyawan mendapat SP lisan saja yakni teguran berupa perkataan dari atasan. Jika mengulang kembali kesalahan akan mendapat SP1, SP1 akan diterima melalui surat resmi perusahaan dengan ditandatangani presiden directur. Jika terus mengalami kelalaian akan mendapat SP2 hingga SP3, jika sudah SP3 itu artinya seorang karyawan harus resign dari perusahaan secara tidak hormat. Menurut saya ini kejam, bagaimana dengan anak istrinya drumah jika tulang punggungnya dipecat, yaa namanya juga jadi bawahan, harus ekstra hati-hati dengan peraturan perusahaan.

Hati-hati dengan Manusia bermuka dua dan cakcak bodas
Kehidupan dipabrik saya lakukan hingga menguras waktu sepertiga dari 24jam, yaa saya berada dilingkungan kerja cukup lama dibandingkan dirumah, ini membuat lingkungan pabrik menjadi seperti sebuah rukun tetangga. Teman dipabrik biasanya akan lebih akrab dibandingkan teman dirumah karena  menghabiskan waktu 12jam disana.
Awalnya mungkin sifat seseorang tidak terlalu menonjol, namun setelah waktu 3-6 bulan barulah kita tahu sifat asli yang keluar dari partner kerja dipabrik. Manusia bermuka dua adalah pekerja yang mencari perhatian atasan dengan alasan berbagai alasan, misalnya ingin cepat diangkat menjadi pekerja tetap, ingin akrab dengan atasan supaya jika ada masalah lebih ringan dan sebagainya apa yang ada dipikiran bermuka dua ini. Biasanya mereka bekerja dengan sunguh-sungguh jika terlihat atasan saja, tapi diluar itu mereka biasa saja atau barangkali bekerja dengan ekstra malas. Kedua ada Cakcak Bodas (bahasa sunda) yang dalam bahasa indonesia artinya cicak putih, apa sih cakcak bodas? adalah seseorang yang mengadu keburukan anda kepada atasan, biasanya cakcak bodas ini salah satu orang bermuka dua. Mereka melaporkan keburukan saat kita bekerja dihadapan atasan seolah-olah kita pekerja yang malas, buruk atau tidak taat aturan, mungkin maksud mereka agar mereka (cakcak bodas) adalah makhluk yang paling sempurna dihadapan atasan. Tapi tidak semua pekerja masuk kedalam dua kategori yang saya sebutkan, ada juga pekerja yang benar-benar rajin dan taat akan aturan.



Jadi saran saya jadilah diri anda sendiri, bekerjalah dengan baik namun santai, artinya anda sesekali boleh bercanda saat bekera agar tidak jenuh namun tidak berlebihan. Jangan paksakan menjadi pribadi yang sempurna atau anda akan terjermus ke dalam manusia bermuka dua atau cakcak bodas, jika anda memang pembangkang jadilah pembangkang sejati, karena teman anda lebih suka memiliki teman pembangkang daripada manusia bermuka dua yang suatu saat dapat menjerumuskan.
0 Komentar untuk "Pengalaman Bekerja disebuah Pabrik (Suka & Duka)"

Silahkan Komentar sobat !
Berkomentarlah dengan sopan dan tidak menaruh link aktif!
Baca Aturan Berkomentar

Back To Top