Liburan Ke Pantai Cibendo (Karawang) Banyak Pungli

Liburan adalah aktifitas yang paling menyenangkan apalagi bersama keluarga tercinta, ini adalah cerita ketika hendak berlibur bersama keluarga (ayah, ibu dan adik-adik) ke Pantai Cibendo yang berada di karawang utara. Hari libur lebaran memang musimnya liburan bagi siapapun, cuti bersama yang panjang siapa yang menyia-nyiakannya bukan?, Destinasi wisata ke pantai cibendo adalah usulan ayah saya, walaupun sebenarnya saya sudah cukup bosan pergi ke pantai daerah karawang yang airnya sangat keruh kecoklatan karena memang pantai di karawang rata-rata pesisirnya berupa rawa-rawa. 

PERGI DARI RUMAH
Perkiraan 1,5jam dari rumah kepantai  jika tidak macet, dan alhamdulilah memang sesuai perkiraan. Saya bersama keluarga berangkat dari Kosambi-klari ke daerah Tempuran (pantai cibendo) mulai dari jam 8 pagi dan sampai kira-kira jam 9.30 pagi.

PERJALANAN
Perjalanan ke temat wisata menggunakan sepeda motor, memang lebih cepat dibandingkan menggunakan kendaraan beroda empat, hal ini karena jalan menuju tempat wisata sangat jelek, sebagian beraspal dan sebagian tanah yang bergolombang, untunglah musim kemarau jadi tanah kering namun berdebu.




BANYAK PUNGLI (PUNGUTAN LIAR)
Pada saat memasuki suatu kampung didaerah tempuran kami dimintai sejumlah uang (Rp.10.000/orang) oleh segerombolan warga, padahal ini baru setengah perjalanan dan saya kurang yakin akan pungutan semacam ini, kami hanya diberi kertas fotokopian berwarna yang bertuliskan tanda biaya masuk ke pantai tanjung baru. Okelah kami melanjutkan perjalanan.

Sekitar 2KM kami melihat segerombolan anak remaja meminta uang Rp.5000/orang yang mengatasnamakan Karang taruna, ini apalagi? kami diberi kertas bertuliskan sumbangan masjid Rp.5000? apakah sumbangan itu sifatnya memaksa seperti ini? uang ini masuk ke jariyah masjid ataukah ke orang-orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai karang taruna?. Mereka bilang bahwa ini yang terakhir dan tidak akan dimintai lagi tiket masuk dipantai.
Belum 10menit kami bertemu dengan orang-orang (remaja usia 20-25th) yang sedang menambal jalan berlubang dengan tanah, mereka menghentikan kami dan berkata "kang, maaf minta Rp.2000 buat ngehargain kami". Lagi-lagi sumbangan dengan cara memaksa, yaa walaupun tidak seberapa tapi ini jujur sangat tidak nyaman, apakah ini potret warga karawang? sangat sungguh disayangkan.

Dalam hati mungkin ini pungutan terakhir, jujur ini bakal menjadi liburan terakhir kepantai didaerah karawang dan tidak akan pernah kembali lagi. Belum tiba ditempat wisata kami bertemu dengan orang-orang berseragam hansip, mereka meminta uang masuk juga Rp.15.000, Ya Allah ini sungguh diluar dugaan saya, kami belum sampai ditempat tujuan tapi sudah diminta itu ini dengan alasan yang berbeda-beda. Kami menjelaskan bahwa kami sudah membayar jauh sebelum disini, tapi apa daya karena jalan dihalang oleh bambu yang melintangi jalan, dan mau tidak mau kami tetap membayar Rp.15.000/orang.



Sesampainya ditempat wisata pantai cibendo kami dimintai lagi uang masuk Rp.10.000/orang, mereka mengatakan bahwa ini pungutan resmi dan jika ada yang meminta sebelum tiba disini itu pungutan liar dari warga daerah sana. Saya tidak banyak berbicara, percuma jika menyesal toh sudah bayar sekian puluh ribu demi hanya melihat pantai yang kurang terurus dan kami sudah sampai ditempa tujuan.
Baca Juga : Liburan Ke Curug Cigentis, Karawang Selatan

KEADAAN PANTAI CIBENDO
Kami menghabiskan biaya pungli sebanyak Rp.40.000/orang untuk sampai ke pantai cibendo, memang disini banyak orang yang menghabiskan liburan lebarannya, kondisi air pantai sangat coklat dengan pesisir pantai seperti pasir lumpur, tapi banyak anak-anak mandi dipantai ini. Selain itu banyak sampah dibibir pantai yang ntah dari mana asalnya, dan yang lebih parah adalah terdapat jamban di pinggir pantai, sungguh pemandangan yang menyejukkan mata. Lebih baik berlibur pantai ancol jakarta, Rp.25.000 sudah dapat fasilitas nyaman dan tentunya pantainya yang bersih serta tanpa embel-embel pungli.
Kondisi pantai yang tidak terurus, banyak sampah dibibir pantai. Air pantai berwarna coklat karena memang pasir pantai bercampur dengan tanah lumpur


TEMPAT MAKAN DI PANTAI CIBENDO
Mengapa ayah saya lebih suka tempat ini? karena disini banyak tempat yang menyediakan Ikan bakar kesukaannya, Okelah kalau dari segi makanan disini sangat variatif dari menu Seafoodnya, untuk harga juga dibilang murah tidak dan dibilang mahal tidak, relatif berdasarkan golongan orang yang memakannya.
FASILITAS
Fasilitas dipantai  ini sangat minim, tidak adanya WC Umum dan mushala. Adapun WC hanya disediakan bagi para pengunjung yang memesan makan ditempat-tempat tertentu, untuk mushala harus mencarinya diperumahan warga sekitar.




DISEDIAKAN PERAHU WISATA KE TENGAH LAUT
Bagi pengunjung yag ingin melihat laut dari tengah mungkin harus mencoba naik perahu yang disediakan para nelayan, mereka menyewakan perahu untuk Rp20.000/orang, sebenarnya ini adalah pekerjaan musiman mereka, jika pantai banyak pengunjung mereka mencari keuntungan dengan menjadikan perahunya sebagai perahu wisatawan. Memang jika sudah ditengah laut air laut warnanya sangat berbeda dengan bibir pantai, sangat jernih seperti laut kebanyakan, pengunjung pun bisa berenang jika airnya sedang surut, tapi sayangnya tidak disediakan pelampung untuk keselamatan, jadi agak was-was bagi saya jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

AKHIR KATA
Sebenarnya ini adalah kisah liburan saya pada tahun 2014 dan ditulis pada tahun 2017, mengenai tempat wisata dikarawang khususnya pantai cibendo seharusnya menjadi perhatian pemerintah karawang, banyak warga karawang dan luar karawang yang memandang tempat wisata dikarawang dipenuhi oleh pungutan liar, apabila pemerintah ikut andil dalam hal pariwisata dikarawang mungkin hal ini akan bisa diatasi, serta fasilitas yang ada pun bisa ditingkatkan agar kelak banyak wisatawan datang berkunjung ke karawang dengan menceritakan pengalaman menyenangkan, bukan pengalaman buruk.

Berikut adalah dokumentasi liburan saya ;
My parents bersama adik saya, kelitannya bahagia yah liburan kesini
Disini kami berteduh dari panasnya cuaca sekitar pantai, tempatnya memang alakadarnya yang dibuat oleh warga sekitar, mungkin jika pemerintah karawang ikut membangun pariwisata dikarawang akan lebih baik, amin
Makan ikan bakar, nasinya sengaja bawa dari rumah biar bisa nambah tanpa harus mengeluarkan uang lebih #Indonesiabanget
Saya bersama pantai cibendo yang berwarna coklat namun tak manis
Baca Juga : Liburan Ke Curug Cigentis, Karawang Selatan
0 Komentar untuk "Liburan Ke Pantai Cibendo (Karawang) Banyak Pungli"

Silahkan Komentar sobat !
Berkomentarlah dengan sopan dan tidak menaruh link aktif!
Baca Aturan Berkomentar

Back To Top