Review Film Indonesia "Rumah Belanda (2018)" | Rating 6/10

Rumah Belanda adalah salah satu film garapan sutradara Hedy Suryawan yang dibintangi oleh Kelly Tandiono, Agung Udijana dan Aida nurmala. Film yang bergenre horor ini wajib anda tonton bersama keluarga atau teman-teman anda.

SINOPSIS FILM RUMAH BELANDA
Raya adalah seorang penulis yang diperankan oleh Kelly Tandiono, dia mendapatkan tugas untuk menulis biografi Aline oleh Hilda. Hilda adalah anak dari Aline, Hilda ingin tahu masa lalu ibunya melalui biografi dari seorang penulis ternama (Raya). Ibunya sering menjerit tidak jelas jika mengingat masa lalunya dan dia tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dimasa lalunya.

Akhirnya Raya menerima pekerjaan ini dan ditempatkan disebuah Rumah tua bergaya arsitektur belanda zaman dahulu. Raya, suami dan kedua anaknya tinggal bersama sementara dirumah ini untuk menulis Biografi Aline, karena didalam rumah inilah banyak barang peninggalan serta ada tetangganya yang bisa diajak untuk wawancara. 
Suami Raya yang diperankanoleh Agung Udijana ragu akan rumah yang ditinggali mereka, pasalnya aura negatif semenjak tinggal disana. Suami Raya ada keperluan diluar kota dan harus meninggalkan istri dan anaknya, dan disinilah kejadian-kejadian aneh mulai bermunculan.

Kedua anak Raya mulai diganggu oleh seorang gadis kecil saat menjelang akan tidur, dan kejadian terus menerus berlangsung. Pada awalnya Raya tidak mempercayai kejadian yang menimpa anaknya tersebut, namun Raya pun ikut diganggu oleh sosok gadis kecil yang menghuni rumah tersebut.

Akhirnya dengan keberanian Raya, kejadian dirumah tersebut berhasil diatasi. Raya melihat petunjuk-petunjuk masa lalu Aline yang ternyata gadis kecil yang menghuni rumah itu adalah Alice (saudara kembarnya) yang dibunuh oleh ayahnya sendiri. 

RATING FILM RUMAH BELANDA
Penilaian menurut saya pribadi adalah 6/10. Ada beberapa poin yang menurut saya kurang dalam sebuah film, berikut ini adalah salah satunya ;
  • Pemeran utama (Kelly) seperti belum masuk kedalam film tersebut, karena dalam hal penjiwaaan menurut saya kurang
  • Adegan kurang realistis, contohnya pada saat Hilda menelfon Raya saya melihat layar smartphone hilda terlihat berupa menu bukan panggilan suara
  • Raya mencatat dibuku kecil pada saat menelfon, dan pada saat mencatat saya merasa Raya tidak benar-benar mencatat, dia seperti sedang akting mencatat dan hal inilah yang membuat saya kurang menikmati film
  • Jalan cerita sudah sesuai namun saya merasa ada kebosanan pada saat satu jam pertama film dimulai

DUA JEMPOL UNTUK SUTRADARA
Walaupun ada beberapa kekurangan pada film Rumah Belanda ini, namun sutradara film patut diacungi jempol karena dia mengambil pemeran baru dalam perfilman indonesia. Saya paling tidak suka kalau ada film indonesia yang menjadi pemerannya "itu lagi, itu lagi" misalnya aktor Vino G Bastian, Reza Rahardian, dll.

Memang akting mereka bagus dan karakternya berbeda, pasti ada satu atau dua karakter yang sudah melekat pada aktor/aktris tersebut dan itu membuat saya malas melihatnya. Berbeda dengan aktor/aktris baru dalam sebuah film, kita akan merasakan sensasi karakter yang berbeda didalamnya.

AKHIR KATA
Demikian penilaian saya terhadap film Rumah Belanda, semoga ini menjadi referensi anda. Hidup PerFilman Indonesia
Tag : Film
0 Komentar untuk "Review Film Indonesia "Rumah Belanda (2018)" | Rating 6/10"

Silahkan Komentar sobat !
Berkomentarlah dengan sopan dan tidak menaruh link aktif!
Baca Aturan Berkomentar

Back To Top