Berada dititik terendah dalam hidup

Sudah lama sekali tidak menulis di diary online ini, mungkin absen selama setahun lebih rasanya. Jujur rindu sekali akan menulis.

Menulis bagi saya pribadi bisa meluapkan emosi dalam diri, melepaskan segala tekanan dalam hidup kedalam sebuah tulisan.

Bedanya, meluapkan emosi dalam tulisan lebih terkendali.

Kehidupan itu nyatanya tidak dapat diprediksi bagaimana keadaan kedepannya, sama halnya yang dirasakan saya saat ini. Jika itu baik, bagaimana caranya untuk mempertahankannya, dan jika itu buruk tinggal pilih akan pasrah atau berusaha memperbaikinya.

MENELAAH ARTI HIDUP

Hidup itu harus memiliki prinsip dan goal, dua hal ini memiliki keterkaitan satu sama lain. Prinsip hidup seseorang yang berbeda, tentunya akan mempengaruhi goal hidup orang tersebut, jika prinsip dijalani dengan penuh komitmen, maka goal hidup bisa segera tercapai.

Misalnya seperti prinsip hidup saya yaitu ingin memiliki pekerjaan yang nyaman dan sesuai dengan passion, dan saya berkomitmen untuk mencari pekerjaan tersebut, walaupun nyatanya hari ini bekerja dibidang yang sangat bertolak belakang. Komitmen saya tidak akan berhenti hingga pekerjaan tersebut berhasil saya dapatkan.

BERTAHAN DIKETIDAK NYAMANAN

pekerjaan saat ini sejujurnya sangat bertolak belakang dengan harapan, maksud hati ingin bekerja di bidang design grafis atau semacamnya, namun terjun ke bidang engineer.

Sebenarnya ini pengalaman juga untuk merasakan bagaimana rasanya berada di bidang ini, dimulai dari nol dan hingga sekarang masih meraba raba menyesuaikan diri dengan pekerjaan ini.

Rintangan pasti selalu menghampiri walau tidak setiap saat, analisa dan waktu yang membuat semuanya harus siap dan terpecahkan solusinya.

Berkali kali saya berada diposisi terendah dalam pekerjaan, hingga sempat beberapa kali memutuskan untuk menyudahkan ini semua.

Dan berkali kali juga berubah pikiran karena dorongam dari mana mana.

BERWIRAUSAHA MENJADI JALAN TERAKHIR

Terjun kedunia perniagaan pada dasarnya saya tidak memiliki persiapan apapun, begitu saja to the poin  tanpa memikirkan resiko kedepannya. 

Singkat cerita, alhamdulilah usaha pun berjalan dengan lancar, dengan modal pas-pasan dan modal perhitungan sendiri semuanya bisa terkendali.

Namun, ada saja cobaan yang menerpa disaat semuanya sudah berada di posisi yang nyaman. Awalnya keluarga mendukung dengan adanya usaha ini, namun semakin kesini rasanya tidak dihargai. Menganggap tidak ada waktu dengan keluarga.

Jujur ini membingungkan, saya bekerja dan sisi lain saya pun memonitoring bagaimana kondisi usaha yang baru berjalan ini, menurut saya wajar sibuk sekali dengan adanya kegiatan yang multiple seperti ini.

Sampai saat ini saya masih bingung apa yang menjadi goal hidup, bertahan atas ketidaknyamanan atau menyerah dengan keadaan saat ini.



Share this article :
+
0 Komentar untuk "Berada dititik terendah dalam hidup"

 
Template By Kunci Dunia