Pengalaman Memiliki Penyakit Sifilis - Interview

SIFILIS merupakan salah satu penyakit menular seksual dan lebih dikenal dikalangan masyarakat ialah penyakit Raja Singa. Terjadinya penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor, dan yang paling banyak ialah tidak bersihnya dalam menjalani hubungan seksual atau berganti pasangan.

Saya mewawancarai seorang teman yang pernah mengidap penyakit ini, dan sebelum anda membaca artikel ini, saya ingin menyatakan Disclaimer atas semua isi dalam artikel ini adalah data hasil wawancara, oleh karena itu tidak 100% valid, karena dibeberapa orang memiliki gejala yang berbeda. 

LATAR BELAKANG

Hidup sehat itu selain menjaga pola makan dan olahraga, juga perlu menjaga kebutuhan seks di dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit sifilis merupakan penyakit yang jarang, walaupun begitu kita harus tetap menjaga dan mematuhi aturan gaya hidup mengenai seks. Oleh karena itu, hal yang melatar belakangi ini ialah sebagai referensi hidup untuk sehat.

NARASUMBER

Narasumber adalah pria, berusia 25th.

AWAL MULA

 Kehidupan manusia tak akan luput dengan namanya seksualitas, ini merupakan hal yang wajar pada manusia untuk memenuhi hasrat manusiawinya. Namun, masih banyak sekali orang yang abai dengan kesehatan yang berhubungan dengan Seks.

Saya (narasumber) memang pada saat itu melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang notabene tidak jelas bagaimana riwayat kesehatannya. Saat itu keinginan sedang memuncak, dan saat itu pula melakukan hubungan, dan kami pun tidak sama sekali menggunakan pengaman.

Setelah beberapa hari tepatnya hari ke-3, saya merasakan hal yang aneh pada bagian alat vital, tepatnya diujung lubang air seni, rasanya seperti agak sakit dan hangat ketika kencing.

Hari ke-5 keadaan mulai dirasa tidak normal, saat kencing terasa sakit dan panas, terlebih jika bangun pagi hari. Saya yang sebelumnya tidak pernah mengalami gejala ini sedikit tidak peduli, piir saya mungkin beberapa hari juga sembuh kembali.

Namun pada hari ke-7 rasa sakit mulai semakin menjadi, bahkan saat kencing pun selalu merintih kesakitan luar biasa, mungkin jika dijelaskan rasanya kencing itu seperti ada yang menusuk-nusuk dengan potongan bambu yang tajam. Ketika malam hari pun, selalu keluar nanah kuning kehijauan. Jujur ini sangat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Merasakan hal yang tidak beres, saya pergi ke klinik untuk diperiksa, saya sharing seputar apa yang dirasakan, dan dokter umum menjelaskan bahwa ini merupakan penyakit menular seksual. Bahkan dokter tahu apa yang dilakukan saya dulu sebelum penyakit ini.

SUNTIK ANTIBIOTIK

Akhirnya dengan hanya dengan kejujuranlah analisa dokter akan tepat dan akurat. Dokter menyarankan untuk disuntik antibiotik, mengingat sudah parah. Mau tidak mau demi kesehatan saya bersedia untuk disuntik antibiotik, kala itu biayanya sebesar Rp700ribuan.

Setelah satu hari rasa sakit mulai berkurang, dan hingga hari ke-3 keadaan menjadi lebih baik, namun setelah satu minggu, rasa sakit kembali muncul, bahkan rasa sakitnya melebihi yang pertama, sampai-sampai mengeluarkan darah.

Saya kembali ke dokter yang sempat menyuntik dan mengeluh rasa sakitnya kembali muncul, bahkan kali ini mengeluarkan darah. Dokter tersebut merupakan dokter umum dan menyarankan untuk datang ke dokter spesialis Urologi.

BEROBAT KE DOKTER UROLOGI

Saat berobat ke dokter urologi, dokter hanya menyuruh berbaring dan menanyakan keluhan yang dialami, lantas saya jelaskan awal mula sebelum rasa sakit ini datang. Saya bertnya kepada beliau jenis penyakit apa yang saat ini diderita, jawabnya sejenis Ghonore (ada bakter dialat vital). Saya juga menanyakan apa perbedaan Ghonore dengan Sifilis, namun jawabannya keduanya sama saja.

Dokter mengecek alat vital dan memberikan resep obat. Saat itu obatnya ialah 

- Cefixim 200mg 

- Doxycycline 100mg, dan

- Fenamin ( untuk penghilang sakit).

Setelah satu hari meminum obat tersebut rasa sakit mulai berkurang bahkan membaik, hingga  hari ke-7 kondisi sudah pulih dan benar-benar tidak sakit, saya melakukan kontrol ke dokter tersebut untuk memastikan  kesehatan setelah satu minggu pengobatan, dan alhamdulilah dinyatakan bersih dari penyakit tersebut.

MENJAGA HIDUP TETAP SEHAT

Setelah belajar dari pengalaman, akhirnya saya sadar bahwa kesehatan itu sangat mahal, terutama masalah penyakit seksual menular, bahkan sifilis bila dibiarkan mungkin bisa saja menjadi komplikasi.

AKHIR KATA

Demikian pernyataan dari wawancara yang dilakukan, hal yang harus di perhatikan ialah mindset hawa nafsu yang berlebih, memang pada saat melakukan hubungan tersebut tidak akan terasa apa-apa, namun penyesalan akan datang terakhir, jadi cobalah untuk menahan hawa nafsu berlebih ini, bisa dialihkan ke aktifitas-aktifitas positif seperti berolahraga.

Share this article :
+
0 Komentar untuk "Pengalaman Memiliki Penyakit Sifilis - Interview"

 
Template By Kunci Dunia