Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi

Youtube akhir akhir ini sudah banyak perubahan, terutama bagian algoritma youtube yang semakin memanjakan penggunanya. Bagi saya, rekomendasi video di beranda memiliki kelebihan serta kekurangannya sendiri.

Kelebihannya pengguna bisa melihat video terkait berdasarkan yang terakhir kali dilihat, kekurangannya pengguna tidak bisa mengetahui video lain yang tenggelam karena tidak terkait dengan riwayat video yang terakhir dilihat.

Algoritma secara tidak langsung mempengaruhi trending youtube, semakin banyaknya penonton video yang direkomendasikan maka semakin besar jumlah penontonnya dan semkain besar pula peluang untuk masuk ke Trending Youtube

Disinilah para artis TV memiliki keuntungan tersendiri, mereka yang sudah tenar sejak di pertelevisian, sangat mudah untuk menggaet penonton di youtube, bahkan pelanggan channel serta penontonnya naik signifikan dengan cepat.

Maka jangan heran jika konten trending banyak di kuasai oleh artis-artis TV. Jadi apakah ini salah? Sebelum membahas itu, saya akan membahas bagaimana Youtube di tahun 2013 hingga 2015 dimana bagi saya itu adalah kejayaan keemasan konten kreator.

YOUTUBE 2013~2015
Awal hadirnya youtube di dunia internet saya jadikan sebagai referensi video tutorial, namun semenjak adanya smartphone khususnya android, youtube semakin banyak digunakan selain Facebook Apps.

Saya melihat video youtube bukan sekedar mencari video informasi lagi, melainkan sebagai sarana hiburan. Kala itu saya sering melihat serial sitkom Malam Minggu Miko yang tayang di Youtube Raditya Dika. Dari channel Radit, kemudian saya kenal Dovi, dan mulai melihat channel SkinnyIndonesian24.

Di Channel SkinnyIndonesian24 pun ternyata kontennya menarik, mulai dari komedi hingga challenge. Hingga ada kolaborasi dengan Chandraliow/Tim2one. Selain itu, masih banyak channel-channel bagus lainnya yang sering saya lihat, Arif Muhammad dengan Vlognya, Agung Hapsyah, Nyunyutub dan masih banyak lainnya.

Setiap channel memiliki ciri khas tersendiri, jadi jika saya ingin menonton dengan tema A, pasti mencari channel A. Hingga pada tahun 2016 Youtube bahkan bisa mengalahkan acara-acara di Televisi, bahkan ada lagunya.
Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi
Lagu Youtube lebih dari TV yang saat itu populer

YOUTUBE 2017-2019
Bergeser ke tahun 2017, sebagian artis TV mulai merambah youtube, yaa sebagian dari mereka biasanya yang sudah tidak lagi seterkenal dulu di TV swasta, dan akhirnya membuat channelnya sendiri di youtube, mungkin bagi para fans, ini membuat nostalgia dengan artis tersebut.

Hingga pada tahun 2019 mayoritas artis sudah memiliki channel youtube, bahkan dengan jumlah penonton yang fantastis. Memang tidak ada salahnya mereka membuat channel dan konten di youtube, toh yang menonton juga pasti hanya penggemar mereka.

Namun jumlah penonton yang mencapai jutaan, mempengaruhi algoritma youtube. Youtube akan merekomendasikan video yang memiliki jutaan views ke bagian Trending, nah mulai dari sinilah banyak penonton yang awalnya tidak ingin menonton video tersebut menjadi penasaran dan akhirnya menonton.

Parahnya, video berisi prank, pamer kekayaan, podcast seleb hingga kehidupan pribadi si pemiliki channel, dan mayoritas pemilik channel itu adalah artis yang videonya sering nongkrong di Trending.Tentu channel dengan video edukasi kalah saing dengan mereka, disini artinya kita tahu bagaimana minat penonton youtube khususnya yang berada di negara indoensia.
Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi

YOUTUBE 2020
Lagi lagi algoritma Youtube semakin berubah, youtube akan merekomendasikan video yang sama sekali tidak saya ikuti. Misalnya, saya melihat video Lathi, setelah selesai menonton, beranda saya  semua penuh dengan rekomendasi yang berhubungan dengan Lathi itu sendiri.

Cover Lathi, wawancara podcast dengan penyanyinya, videonya masuk CNN Indo lalu muncul di TV, rekaman tayangan CNN di TV dimasukin ke youtube dan akhirnya muncul juga di beranda. Hampir semuanya muncul, padahal saya hanya menonton satu kali.

Disini bisa dilihat bagaimana youtube sedikit mencuci otak saya agar penasaran dengan video yang masih berkaitan dengan yang sudah saya tonton. Jadi pada intinya, channel dengan video uptodate dengan kejadian hangat pada saat itu, maka besar peluang mendapatkan jumlah penonton yang banyak.

Lalu nasib channel yang tidak membuat video yang sedang viral bagaimana? tenggelam? bisa jadi!. Apakah harus terkenal dan trending dengan mengikuti tren saat itu? tidak juga, setiap channel tentu memiliki visi dan misi sendiri dalam membangun sebuah channel.

Jika memang bertujuan untuk mendapatkan reward berupa materi (adsense), mengikuti tren ialah jalan utamanya. Tapi bagi mereka yang benar-benar ingin berkarya, pasti memiliki ide sendiri untuk membangun channel, memiliki ciri khas dan berupaya menjadi inspirator.

KEMANA YOTUBER LAMA?
Masih ada dan mereka masih membuat konten, walaupun tidak seintens dahulu, bahkan salah satunya kecewa dengan minat penonton yotube akhir akhir ini. Seperti video dari Jovi dan Dovi di channelnya Skinnyindonensian24 yang mengungkapkan kekecewaannya di Youtube.
Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi
Video kekecewaan penonton youtube akhir-akhir ini, sehingga mereka berencana hengkang dari youtube

Dalam video tersebut, mereka akan segera mengakhiri karirnya di youtube pada tahun 2021 nanti, bertepatan dengan satu dekade sejak awal merintis di dunia youtube. Mereka kecewa dengan channel-channel youtube saat ini yang terlalu mengikuti arus, maksudnya arus yang sedang viral dan hangat diperbincangkan. Jika seperti itu, channel yang tidak mengikui arus akan segera tenggelam.

Hal yang sama juga di lontarkan oleh Kevin Hendrawan yang mau tidak mau harus menerima algoritma youtube sekarang, karena artis TV yang mendominasi youtube, akhirnya channel dengan konten bermanfaat kalah saing.
Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi
Kevin membahas akhir-akhir ini banyak artis masuk ke youtube untuk membuat konten

JADI AKAN SEPERTI INI TERUS?
Saya rasa tidak, algoritma youtube yang selalu berubah ubah yang tentu membuat konten creator harus semakin gencar, mengikuti arus atau bertahan. Saya sebagai pengguna youtube atau khususnya penonton video akan terus mengamati perkembangannya. 


Share this article :
+
0 Komentar untuk "Menyikapi Artis TV Masuk YouTube | Trending Youtube Tidak Berkualitas Lagi"

 
Template By Kunci Dunia